[8/22, 11:41 PM] ben matindas: Pada 30-an thn lalu wkt torang (terutama Audy Wuisang, Willy Rawung, Bert Supit) mencanangkan agenda konseptual "Keminahasaan-dan-Keindonesiaan" [dan tentu tidak sekadar latah dgn "Keislaman dan Keindonesiaan"-nya Nurcholish Madjid, nyaku sering memprovoke: "Memosisikan keindonesiaan sbg setara, saling memengaruhi, atau bhkn skdr sbg counter-part dlm dialektika, dgn keminahasaan, itu adalah pertanda kemunduran jauh Minahasa. Karena Sam Ratulangi sejak awal abad 20 sdh yakin, bhkn sdh mulai mewujudnyatakan, Minahasalah yg membentuk keindonesiaan!" [8/23, 8:20 AM] Vian Apeles Togas: Artinya indonesia sama seperti di minahasa dengan 2 basic filsafat 1.tuan rumah dan 2.ruang public yg setara...des menghargai privilage tuan atas rumah masing2 dan di ruang public itu total semua setara tidak ada minoritas mayoritas pusat daerah dan feodal fasis dan negara khomeni atas dasar syariah halal...sebab masing2 dengan rela sadar akan hukum...